Tampilkan postingan dengan label Sekilas Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekilas Info. Tampilkan semua postingan

Fenomena Secangkir Kopi – Bagian 2

Posting kali ini adalah lanjutan dari posting sebelumnya yang berjudul Fenomena Secangkir Kopi, jadi untuk membaca postingan ini, pastikan anda telah membaca posting sebelumnya lebih dulu supaya tidak terjadi kebingungan atau demi menghindari kesalahpahaman. Bagi pecinta minuman kopi tentu sudah tahu tentang manfaatnya, bahwa dalam secangkir kopi yang kita minum sehari-hari itu terdapat banyak khasiatnya terutama bagi kesehatan tubuh. Namun meski demikian, dibalik manfaat kopi yang begitu luar biasanya, ternyata ada sisi negatif/bahaya yang harus diwaspadai. Mengenai bahaya kopi, berikut ini Aplikasi Kesehatan akan mengulasnya secara khusus untuk Anda.

B. Bahaya Kopi
Selain dapat menimbulkan gejala sulit tidur (insomnia), jantung berdebar-debar, pusing, sakit maag, gangguan buang air kecil (beser), dan sebagainya, kopi juga memiliki bahaya lainnya, seperti:
  1. Menimbulkan Efek Kecanduan. Kafein yang terkandung di dalam kopi memiliki sifat stimulan dan dapat mengakibatkan ketagihan/kecanduan. Sensasi rasa yang ditimbulkan oleh kafein memang terasa nikmat karena dapat membuat tubuh merasa lebih segar, rasa letih hilang, tambah bersemangat, konsentrasi lebih fokus, dan banyak lagi. Dari kenikmatan-kenikmatan itulah yang akhirnya membuat seseorang ingin minum kopi secara kontinyu dan otomatis tubuh pun jadi terbiasa menerima kafein dan sangat membutuhkannya. Jika sudah begitu, umpama dalam 1 hari saja si pecandu tidak mengkonsumsi kopi, maka ia akan mengalami gejala kecanduan, seperti: kepala pusing, badan terasa letih, kurang semangat, konsentrasi buyar, dan lain-lain.
  2. Menghambat Proses Kehamilan. Bagi para wanita dengan konsumsi kafein yang tinggi akan lebih lambat mengalami proses kehamilan dari pada wanita yang bebas kafein, hal ini selaras dengan pernyataan yang diungkap oleh pimpinan studi Sean Ward, University of Nevada, Reno, Amerika Serikat. Dari hasil penelitian yang mengikutsertakan sebanyak 9.000 orang wanita itu diperoleh fakta, bahwa wanita yang minum kopi lebih dari 4 cangkir dalam sehari dapat mengurangi/menghambat “kemungkinan hamil” sebanyak 25 %, dengan kata lain minum kopi dapat mengganggu kesuburan wanita.
  3. Meningkatkan Tekanan Darah. Pengaruh kafein dalam kandungan kopi dapat berdampak meningkatnya aktivitas otak, sehingga salah satu efek yang ditimbulkan adalah naiknya tekanan darah. Untuk sebagian orang, meningkatnya tekanan darah secara spontan tentu dapat mengganggu kondisi kesehatan, terutama bagi penderita hipertensi, oleh karena itu bagi anda penderita hipertensi sebaiknya hindari atau minimal batasi konsumsi kopi.
  4. Meningkatkan Resiko Terserang Stroke. Pada posting sebelumnya telah disampaikan, bahwa minum kopi 2 – 3 cangkir tiap hari dapat mengurangi 19 % bahaya terserang stroke, tapi ternyata minum kopi juga dapat meningkatkan resiko terserang stroke, tergantung dari jumlah konsumsinya per hari. Minum kopi tidak kurang dari 5 gelas setiap hari dapat merusak dinding pembuluh darah, dengan begitu otomatis resiko terserang stroke pun akan meningkat, hal ini selaras dengan hasil penelitian yang dimuat pada Journal of Neurology, Neurosurgry and Psychiatry, tahun 2002 silam.
Itulah sekelumit informasi tentang bahaya kopi, semoga bermanfaat. Dari 2 posting yang telah kami sampaikan, tentu saat ini anda sudah memiliki gambaran tentang fenomena dalam secangkir kopi. Setidaknya dengan mengetahui manfaat dan bahaya kopi, kini kita tahu alasannya mengapa ada sebagian orang yang pro maupun kontra terhadap minuman yang satu ini. Namun dari manfaat dan bahaya kopi, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

“Minum kopi dalam jumlah yang wajar akan bermanfaat bagi kesehatan, tapi minum kopi dengan jumlah yang berlebih (tidak wajar) malah akan mengganggu kesehatan”

Mengenai jumlah yang wajar dan relatif aman dalam menikmati secangkir kopi per harinya adalah kadar kafeinnya tidak melebihi dari 300 mg atau sebanding dengan 3 cangkir kopi. Jika sampai melebihi 600 mg atau setara dengan 5 – 6 cangkir perharinya, maka ucapkan Selamat Datang pada berbagai macam penyakit.

Sebelum mengakhiri posting kali ini, ada sedikit pesan untuk Anda. Memang tidak salah, jika ada anggapan, bahwa minum kopi dengan dosis yang wajar dapat menyehatkan badan, tetapi harap diperhatikan juga reaksi tubuh setelahnya. Perlu diketahui, bahwa efek kafein dalam kandungan kopi akan memiliki pengaruh yang berbeda-beda pada diri setiap orang, hal ini tergantung dari kondisi fisik orang tersebut. Oleh karena itu, dituntut kepekaan kita untuk mengenali tanda-tanda yang ditunjukkan tubuh setelah minum kopi. Apabila tubuh menunjukkan reaksi negatif, alangkah baiknya jika minimal untuk sementara waktu kegiatan minum kopi dihentikan dulu. Jadi pada intinya, sebagai penikmat minuman kopi, sudah selayaknya Anda juga harus memperhatikan dan peduli terhadap reaksi tubuh, demi menjaga kesehatan Anda.

Oleh: Aplikasi Kesehatan
► Baca selengkapnya

Fenomena Secangkir Kopi

Alangkah nikmatnya saat kita minum secangkir kopi di siang hari ketika tubuh dan fikiran terasa letih karena berbagai aktifitas pekerjaan. Tegukan demi tegukan kopi memang mampu membuat tubuh dan fikiran jauh lebih rileks dari sebelumnya, karena kafein dosis rendah dalam secangkir kopi dapat memberi efek menyegarkan sekaligus menambah stamina. Sudah sejak dulu masyarakat kita meyakini bahwa minum kopi dapat mengusir rasa kantuk dan membuat badan lebih segar. Hal ini karena di dalam kopi mengandung kafein yang dapat menghalangi fungsi Adenosina dalam reseptor di otak. Adenosina sendiri adalah nukleotida yang mengurangi aktivitas sel saraf ketika tertambat di dalam sel tersebut. Kebetulan sekali, ternyata antara molekul kafein dan Adenosina yang fungsinya saling bertentangan ini berada dalam reseptor yang sama, sehingga meningkatkan aktivitas otak dan menyebabkan hormon epinefrin jadi terlepas. Hormon tersebut akan memicu terjadinya hal-hal seperti: meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan distribusi darah ke otot, lalu mengurangi distribusi darah ke organ dalam dan kulit, serta mengeluarkan zat gula/glukosa dari organ hati.

Di negeri ini kopi telah menjadi fenomena tersendiri di kalangan masyarakat, ada yang jadi penikmatnya ada pula yang anti terhadapnya. Hal ini tentu syah-syah saja karena mereka punya opini masing-masing tentang kopi. Tapi sangat disayangkan jika kita hanya ikut-ikutan memilih salah satu diantaranya tanpa mengetahui alasannya. Mengenai alasan tersebut, dapat dikategorikan dalam 2 hal yaitu antara manfaat kopi dan bahaya kopi. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini Aplikasi Kesehatan akan mengulas tentang 2 hal tersebut.

A. Manfaat Kopi
Selain berfungsi untuk menghilangkan rasa kantuk dan menyegarkan badan, ternyata ada banyak manfaat lain dari kopi terutama bagi kesehatan tubuh, diantaranya:
  1. Mencegah dan Menghambat Kanker. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan, bahwa dengan minum kopi 2-3 cangkir per hari dapat mengurangi resiko terserang kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker hati. Khusus untuk kanker payudara beberapa sumber menyebutkan, bahwa wanita yang minum kopi tidak kurang dari 4 cangkir setiap hari pada masa menjelang menopause, dapat mengurangi resiko penyakit kanker payudara sebanyak 38 %. Hebatnya lagi! Senyawa yang terkandung dalam kopi juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencegah/membatasi terjadinya kerusakan DNA.
  2. Mengurangi Resiko Diabetes. Dengan minum kopi decaf (kadar kafeinnya dikurangi) sebanyak 3 - 4 cangkir setiap hari dapat mengurangi resiko terserang penyakit diabetes, terutama diabetes tipe 2. Hal ini diperkirakan karena di dalam kopi mengandung asam klorogenik dan trigonelin (pro vitamin B3) yang mampu mengatur kadar gula (glukosa) dalam darah.
  3. Mengurangi Resiko Stroke. Mengkonsumsi kopi antara 2 – 3 cangkir per hari dapat mengurangi 19 % resiko terserang stroke dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kopi.
  4. Mencegah Penyakit Saraf. Kandungan antioksidan di dalam kopi ternyata mampu mencegah kerusakan sel yang dikaitkan dengan Parkinson (penyakit degenerative saraf), sedangkan kandungan kafeinnya mampu menghambat peradangan otak yang dihubungkan dengan Alzheimer (pengerutan otak).
  5. Menstabilkan Fungsi Kognitif Otak. Bagi anda kaum perempuan yang mengkonsumsi kopi setidaknya 3 cangkir dalam sehari, dapat menghambat 33 % terjadinya penurunan (reduksi) fungsi kognitif otak karena faktor penuaan.
  6. Melindungi Gigi dan Mulut. Kandungan kafein di dalam kopi ternyata mampu menjadi antibakteri yang dapat mencegah gigi berlubang. Selain itu, minum secangkir kopi tiap hari juga mampu mencegah/menghalangi 50 % terjadinya resiko terserang kanker mulut.
  7. Melancarkan Sistem Pernafasan. Kafein yang terkandung dalam kopi terbukti bisa menguatkan kerja otot paru-paru sehingga dapat melancarkan sistem pernafasan. Bagi mereka yang biasa mengalami gejala sesak nafas, mengkonsumsi kopi tiap hari tentu patut untuk dicoba.
B. Bahaya Kopi

Penasaran ingin tahu efek negatif atau bahaya dari kopi? Silakan anda simak pada artikel berikutnya yang berjudul “Fenomena Secangkir Kopi – Bagian 2”.

Sementara sampai di sini dulu perjumpaan kita, jika anda merasa artikel di atas bermanfaat silakan bagikan kepada orang lain. Untuk membagikan artikel ini ke berbagai situs sosial media, seperti facebook, twitter, google plus, dan lain-lain, cukup anda tekan tombol-tombol yang tersedia di bawah artikel ini. Terima kasih dan sampai jumpa lagi :)

Oleh: Aplikasi Kesehatan
► Baca selengkapnya

Khasiat Sirsak

Sirsak atau dalam bahasa Latinnya disebut Annona muricata adalah tumbuhan yang termasuk dalam keluarga Annonaceae, merupakan jenis tumbuhan yang memiliki batang utama berukuran kecil dan tidak terlalu tinggi. Di Indonesia sirsak dapat tumbuh dimana saja, namun untuk mendapatkan hasil buah yang baik, tanah tempat penanamannya harus mengandung cukup air dan daerahnya berada pada ketinggian kurang dari 1000 meter di atas permukaan laut. Banyak orang menyukai buah ini, perpaduan rasa yang sempurna antara asam bercampur manis memang merupakan citra rasa tersendiri dari buah sirsak, apalagi jika dinikmati pada siang hari yang panas, sungguh menggugah selera. Namun di balik rasanya yang spektakuler, ternyata sirsak memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan.

Kandungan Dalam Buah, Batang, dan Daun Sirsak

Berbicara mengenai manfaat buah sirsak ada baiknya kita tahu dulu komposisi yang terkandung dalam buah ini. Dalam setiap 100 gram buah sirsak mengandung komposisi sebagai berikut, yaitu:
  1. Kalori – 65 kalori
  2. Protein – 1 gram
  3. Lemak – 0,3 gram
  4. Hidrat arang – 16,3 gram
  5. Kalsium – 14 milligram
  6. Fosfor – 27 milligram
  7. Zat besi – 0,6 milligram
  8. Vitamin A – 10 SI
  9. Vitamin B – 0,07 milligram
  10. Vitamin C – 20 milligram
  11. Zat air – 81,7 %
Selain buahnya, pada bagian batang dan daun sirsak juga terdapat bermacam-macam kandungan lainnya, seperti: unsur senyawa tannin, ca-oksalat, alakaloid murisine, dan fitosterol.

Khasiat/Manfaat Sirsak

Nama sirsak sebetulnya diambil dari bahasa Belanda, yaitu Zuurzak yang artinya kantung yang asam. Buah yang satu ini, selain rasanya yang segar juga memiliki khasiat bagi kesehatan termasuk juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi/menyembuhkan berbagai macam penyakit. Adapun beberapa khasiat dari sirsak adalah sebagai berikut:
  1. Menambah energi/tenaga
  2. Melancarkan pencernaan
  3. Mengurangi rasa sakit akibat sembelit
  4. Meningkatkan antioksidan di dalam tubuh
  5. Meningkatkan kekebalan tubuh
  6. Mempercepat penyembuhan luka dan mencegah timbulnya infeksi bakteri
  7. Mencegah osteoporosis
  8. Menjaga kelembaban kulit
  9. Melancarkan sirkulasi darah
  10. Mencegah dan memulihkan berbagai macam gangguan syaraf
  11. Memelihara otot-otot jantung
  12. Membantu mengatasi penyakit ginjal, kanker, infeksi saluran kemih, wasir, sakit pinggang, bisul, dan lain-lain.
Mungkin sampai disini dulu sedikit informasi mengenai khasiat sirsak, sebetulnya ada banyak hal mengenai sirsak yang ingin saya sampaikan, termasuk beberapa resep obat tradisional dari buah dan daun sirsak. Namun berhubung ada sesuatu dan lain hal, terpaksa saya tunda dulu dan Insya Allah akan saya sampaikan informasi tersebut pada artikel berikutnya. Sampai jumpa lagi…

Oleh: Aplikasi Kesehatan
► Baca selengkapnya

Makanan Sehat

Makan merupakan kebutuhan primer demi menjaga kelangsungan hidup. Namun tidak semua makanan yang kita makan baik untuk kesehatan, bahkan banyak diantaranya malah dapat menimbulkan penyakit dan hal semacam itu tentu dapat berdampak negatif pada kelangsungan hidup. Oleh karenanya, memilih makanan sehat untuk dikonsumsi adalah hal bijak yang perlu kita terapkan. Lantas seperti apa makanan sehat itu?

Makanan sehat adalah makanan layak konsumsi dan mengandung gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Dengan mengkonsumsi makanan sehat (bergizi seimbang), maka energi dan nutrisi yang diperoleh akan lebih maksimal, hal ini tentu bermanfaat untuk perkembangan, perawatan, dan perbaikan jaringan tubuh. Memang, setiap makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda, seperti ada yang mengandung protein, karbohidrat, vitamin, lemak, dan lain-lain. Oleh karena itu untuk menjaga gizi tetap seimbang diperlukan menu makanan sehat yang baik. Mengenai menu makanan sehat yang baik ini, tidak lain dan tidak bukan adalah 4 sehat 5 sempurna yang terdiri dari nasi, sayur-mayur, lauk-pauk, buah-buahan, dan susu.

Nasi
Seperti yang kita tahu bahwa nasi adalah salah satu jenis makanan pokok yang mengandung karbohidrat dan kita juga mengerti, bahwa karbohidrat adalah sumber energi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bergerak dan beraktifitas. Selain nasi, contoh lain dari makanan yang mengandung karbohidrat adalah jagung, singkong, sagu, talas, dan sukun.

Sayur-mayur
Sayur-mayur seperti bayam, kangkung, wortel, brokoli, daun katu, dan lain-lain ternyata banyak mengandung serat alami, vitamin, serta mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa jenis kacang-kacangan juga mengandung banyak protein seperti kacang panjang, kedelai, kacang tanah, kacang polong, dan lain sebagainya.

Lauk-pauk
Lauk-pauk seperti daging, ikan, telur adalah sumber protein hewani. Sedangkan tempe dan tahu yang berasal dari kedelai, merupakan sumber protein nabati. Perlu diketahui bahwa protein sangat penting, karena merupakan zat pembangun, zat pengatur, dan bahan bakar bagi tubuh kita. Kekurangan protein dapat menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Buah-buahan
Jeruk, apel, melon, pisang, semangka, dan lain-lain, adalah buah-buahan yang kaya akan kandungan vitamin, terutama vitamin A, B, dan C. Vitamin berfungsi sebagai faktor penunjang kesehatan dan vitalitas tubuh kita.

Susu
Bagi anda yang tidak suka minum susu sungguh rugi sekali, karena susu punya kandungan nutrisi yang paling lengkap dibanding dengan minuman-minuman lain. Salah satu kandungan di dalam susu adalah kalsium yang berfungsi untuk menguatkan tulang dan gigi. Selain kalsium susu juga mengandung zat-zat yang sangat baik untuk kesehatan badan, diantaranya vitamin (A, D, B12, dan B2), zinc, asam amino, asam pontotenat, dan fosfor.

Demikianlah tadi sekilas info mengenai Makanan Sehat, semoga apa yang telah saya sampaikan bermanfaat bagi kita sekalian. Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada anda semua atas kunjungan, membaca, dan berkomentar, sebagai bentuk tanggapan dan dukungan dari postingan kali ini.

Oleh: Aplikasi Kesehatan
► Baca selengkapnya

Definisi Kesehatan

Sebelum meningkat pada artikel-artikel kesehatan yang lainnya, ada baiknya pada posting pertama ini saya menyampaikan definisi tentang Kesehatan. Sebetulnya apa sih yang dimaksud dengan kesehatan? Jika pertanyaan itu muncul maka akan terbentuk beragam jawaban yang berbeda-beda. Mungkin ada yang menjawab bahwa kesehatan itu jika kita tidak sakit, kesehatan itu mahal harganya, kesehatan itu bla... bla... bla... dan seterusnya. Jawaban dari masing-masing koresponden tentu berbeda-beda, hal ini dipicu oleh karena faktor pemikiran dan mungkin juga pengalaman dari si penjawab itu sendiri dan itu syah-syah saja.

Untuk lebih memudahkan kita dalam mencari jawaban tentang definisi kesehatan, ada baiknya kita simak pengertian kesehatan menurut WHO (Wealth Health Organitation) dan Undang-Undang No. 23 Tahun 1992.

Menurut WHO, menyatakan bahwa:
Kesehatan adalah kondisi sejahtera secara menyeluruh dari jasmani, rohani, dan sosial, yang tidak hanya terbebas dari suatu penyakit atau cacat.

Menurut Undang-Undang No. 23 Tahun 1992 tentang: Kesehatan, menyatakan bahwa:
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

Dari dua pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Kesehatan adalah kondisi sejahtera dari jasmani, rohani, dan sosial ekonomi. Jadi seseorang bisa dikatakan dalam kondisi sehat apabila mencakup 4 katagori di atas, yaitu: sehat jasmani, sehat rohani, sehat sosial, serta sehat ekonomi.

Sehat Jasmani
Sehat jasmani adalah kondisi tubuh benar-benar sehat yaitu tanpa penyakit dan cacat.

Sehat Rohani
Sehat Rohani adalah kondisi jiwa dalam keadaan normal dan stabil, jadi tidak dalam kondisi depresi, stres, ataupun gila.

Sehat Sosial
Sehat Sosial adalah kondisi hubungan sosial/kemasyarakatan kita dengan orang-orang sekitar sangat baik, tidak ada permusuhan atau persaingan yang tidak sehat, dan bisa saling bekerja sama, serta saling menghargai, jadi masyarakat mau menerima kita dengan baik begitu pula sebaliknya.

Sehat Ekonomi
Sehat Ekonomi adalah memiliki perekonomian yang sejahtera, yaitu memiliki harta kekayaan yang mampu mencukupi segala kebutuhan hidup dengan baik.

Demikianlah definisi kesehatan yang dapat saya sampaikan, saya sadar bahwa apa-apa yang saya utarakan diatas masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu saya mohon himbauan dari anda sekalian dan apabila ada sesuatu yang kurang berkenan saya mohon maaf. Bagi anda yang memiliki kritik, saran, atau tanggapan yang konstruktif, silahkan sampaikan pendapat anda pada kolom komentar di bawah artikel ini. Akhir kata saya ucapkan, “Terima kasih.”

Oleh: Aplikasi Kesehatan
► Baca selengkapnya