Beranda » » Fenomena Secangkir Kopi

Fenomena Secangkir Kopi

Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share melalui:
Alangkah nikmatnya saat kita minum secangkir kopi di siang hari ketika tubuh dan fikiran terasa letih karena berbagai aktifitas pekerjaan. Tegukan demi tegukan kopi memang mampu membuat tubuh dan fikiran jauh lebih rileks dari sebelumnya, karena kafein dosis rendah dalam secangkir kopi dapat memberi efek menyegarkan sekaligus menambah stamina. Sudah sejak dulu masyarakat kita meyakini bahwa minum kopi dapat mengusir rasa kantuk dan membuat badan lebih segar. Hal ini karena di dalam kopi mengandung kafein yang dapat menghalangi fungsi Adenosina dalam reseptor di otak. Adenosina sendiri adalah nukleotida yang mengurangi aktivitas sel saraf ketika tertambat di dalam sel tersebut. Kebetulan sekali, ternyata antara molekul kafein dan Adenosina yang fungsinya saling bertentangan ini berada dalam reseptor yang sama, sehingga meningkatkan aktivitas otak dan menyebabkan hormon epinefrin jadi terlepas. Hormon tersebut akan memicu terjadinya hal-hal seperti: meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan distribusi darah ke otot, lalu mengurangi distribusi darah ke organ dalam dan kulit, serta mengeluarkan zat gula/glukosa dari organ hati.

Di negeri ini kopi telah menjadi fenomena tersendiri di kalangan masyarakat, ada yang jadi penikmatnya ada pula yang anti terhadapnya. Hal ini tentu syah-syah saja karena mereka punya opini masing-masing tentang kopi. Tapi sangat disayangkan jika kita hanya ikut-ikutan memilih salah satu diantaranya tanpa mengetahui alasannya. Mengenai alasan tersebut, dapat dikategorikan dalam 2 hal yaitu antara manfaat kopi dan bahaya kopi. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini Aplikasi Kesehatan akan mengulas tentang 2 hal tersebut.

A. Manfaat Kopi
Selain berfungsi untuk menghilangkan rasa kantuk dan menyegarkan badan, ternyata ada banyak manfaat lain dari kopi terutama bagi kesehatan tubuh, diantaranya:
  1. Mencegah dan Menghambat Kanker. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan, bahwa dengan minum kopi 2-3 cangkir per hari dapat mengurangi resiko terserang kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker hati. Khusus untuk kanker payudara beberapa sumber menyebutkan, bahwa wanita yang minum kopi tidak kurang dari 4 cangkir setiap hari pada masa menjelang menopause, dapat mengurangi resiko penyakit kanker payudara sebanyak 38 %. Hebatnya lagi! Senyawa yang terkandung dalam kopi juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencegah/membatasi terjadinya kerusakan DNA.
  2. Mengurangi Resiko Diabetes. Dengan minum kopi decaf (kadar kafeinnya dikurangi) sebanyak 3 - 4 cangkir setiap hari dapat mengurangi resiko terserang penyakit diabetes, terutama diabetes tipe 2. Hal ini diperkirakan karena di dalam kopi mengandung asam klorogenik dan trigonelin (pro vitamin B3) yang mampu mengatur kadar gula (glukosa) dalam darah.
  3. Mengurangi Resiko Stroke. Mengkonsumsi kopi antara 2 – 3 cangkir per hari dapat mengurangi 19 % resiko terserang stroke dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kopi.
  4. Mencegah Penyakit Saraf. Kandungan antioksidan di dalam kopi ternyata mampu mencegah kerusakan sel yang dikaitkan dengan Parkinson (penyakit degenerative saraf), sedangkan kandungan kafeinnya mampu menghambat peradangan otak yang dihubungkan dengan Alzheimer (pengerutan otak).
  5. Menstabilkan Fungsi Kognitif Otak. Bagi anda kaum perempuan yang mengkonsumsi kopi setidaknya 3 cangkir dalam sehari, dapat menghambat 33 % terjadinya penurunan (reduksi) fungsi kognitif otak karena faktor penuaan.
  6. Melindungi Gigi dan Mulut. Kandungan kafein di dalam kopi ternyata mampu menjadi antibakteri yang dapat mencegah gigi berlubang. Selain itu, minum secangkir kopi tiap hari juga mampu mencegah/menghalangi 50 % terjadinya resiko terserang kanker mulut.
  7. Melancarkan Sistem Pernafasan. Kafein yang terkandung dalam kopi terbukti bisa menguatkan kerja otot paru-paru sehingga dapat melancarkan sistem pernafasan. Bagi mereka yang biasa mengalami gejala sesak nafas, mengkonsumsi kopi tiap hari tentu patut untuk dicoba.
B. Bahaya Kopi

Penasaran ingin tahu efek negatif atau bahaya dari kopi? Silakan anda simak pada artikel berikutnya yang berjudul “Fenomena Secangkir Kopi – Bagian 2”.

Sementara sampai di sini dulu perjumpaan kita, jika anda merasa artikel di atas bermanfaat silakan bagikan kepada orang lain. Untuk membagikan artikel ini ke berbagai situs sosial media, seperti facebook, twitter, google plus, dan lain-lain, cukup anda tekan tombol-tombol yang tersedia di bawah artikel ini. Terima kasih dan sampai jumpa lagi :)

Oleh: Aplikasi Kesehatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar